Sabtu, 23 November 2013

Akatsuki mencari kerja

Disclaimer : Masashi Kishimoto

di markas Akatsuki. "Aduuh... Bosen banget w" keluhan yang dikeluarkan pain. "makanya cari dong kerjaan. Bisanya nonton sinetron ama ngutang duitnya Kakuzu doank" ujar Konan. "iya juga ya, kan yang udah kerja di Akatsuki coman Kakuzu doank (jadi pembunuh bayaran) sisanya nganggur. Ok! Panggil semua anggota! Akan ada rapat dadakan" kata pain.
"ok w bakal mulai topik rapat ini" kata pain. "siapa saja yang disini sudah punya pekerjaan?". Semua anggota Akatsuki mengangkat tangannya. "lho? Semuanya udah pada punya kerjaan?". "maen ps" Tobi. "nyembah Jashin" Hidan. "ngerawat ikan" Kisame. "Ngerawat tanaman" Zetsu. "pembunuh" Kakuzu. "bikin patung tanah liat trus diledakin" Deidara. "melatih kemampuan hipnotis" Itachi. "ngerawat boneka" Sasori. "masak" Konan. Pain Sweatdrop. "maksud w pekerjaan yang menghasilkan uang!" omel Pain. 'suling sakti' suara hp Kakuzu. "wah sori w ada panggilan tugas. W jalan dulu ye". "enak ya jadi Kakuzu punya kerjaan jadi punya duit deh" kecewa Sasori. "iya". "woy!! Jangan putus asa donk! Makanya ayo kita cari kerjaan!" teriak pain pake toa. "caranya?" tanya Itachi. "terserahlah yang penting halal"*dah tobat lu pain*.


Esoknya. Markas Akatsuki pun sepi sebab semuanya sudah punya pekerjaan. Mau tau pekerjaannya? Nih
Itachi : menjadi penipu dengan cara menghipnotis di Konoha
Deidara : menjadi teroris bom untuk mencuri uang di bank Iwagakure
Hidan : menjadi dukun santet di Yugagakure
Tobi : menjadi penjudi bermaen ps di Konoha
Kisame : menjadi ahli pancing ikan langka di Kirigakure
Konan : pembuat seni origami di Amegakure
Pain : menjadi Artis sinetron yang tak terkenal di Amegakure
Kakuzu : menjadi tukang jait di Takigakure sebagai pekerjaan sampingan
Sasori : menjual bonekanya di sunagakure
Zetsu : pencuri bunga langka di dunia naruto.

Setelah mendengar hal itu. Pain marah "wooy!! W bilang cari pekerjaan halal! Tapi 65% dari kita malah cari pekerjaan haram!". "woy ketua GILES (gila sinetron) tapi kerjaan kite ini menghasilkan uang daripada lo gk laku-laku!" kesal Hidan. "oh iya ya bener juga lo. halaaaaaah pokoknya w gk mau tau cari kerjaan yang halal atau w rinneganin lu!" marah pain.

Esoknya Akatsuki mengganti pekerjaannya menjadi :
Pein : tetep
Konan : tetep
Kakuzu : berhenti menjadi pembunuh dan 100% menjadi tukang jahit
Hidan : menjadi penjual aksesoris agama Jashin di Konoha
Itachi : membuka kursus hipnotis di Konoha
Kisame : ikut mancing mania dan ikannya dijual di Kirigakure
Deidara : menjadi jasa kembang api tahun baru di Iwa
Sasori : tetep
Zetsu : menjual Tanaman hias miliknya di hutan-lho?-
Tobi : membuka rental ps di Konoha

keesokannya.... "woy pemimpin ba**sat! Gara-gara lu usaha gagal nih!" kesal Hidan. "iya nih waktu judi Tobi dapet 2.000.000 ryo sekarang duit tobi abiss buat ngebuka rental ps tapi malah gk laku. Huweeee!" protes Tobi. "apa lagi gw waktu nyolong tanaman langka w bisa dapet 500.000 ryo perhari sekarang duit w abis buat beli gerobak taneman malah taneman w gk laku" protes Zetsu. "Itu mah salah u sendiri! Hidan! Kenapa u jual aksesoris u di Konoha! u kira di Konoha ada penganut DJ! Tobi! U b*g* ya! Masang tarif 2.000.000 ryo perjam! Jangan samain sama judi! Zetsu! U gila aja jual taneman di hutan! U kira tarzan punya duit buat beli taneman u! BLABLABLABLABLABLA...... !". akhirnya Akatsuki berhenti bekerja dan Kakuzu kembali ke profesinya. Akatsuki pun kismin again dan pain pun harus operasi tenggorokan karena kotak bicara yang ada di tenggorakan terbakar. Tamat. Bagaimana? Kurang humor? Tunggu fanfic berikutnya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar